Catatan Hati Kedua Adik

Hari sabtu 1 minggu yang lalu

Pagi itu saat mengantar teh ajeng yang hendak balik ke jerman, tiba-tiba ditelp katanya aadit batuk darah, ga banyak, aa jg biasa aja..
Bukan kali pertama aadit batuk darah, minum obat pembekuan darah suka sembuh tp pernah juga sampai sesak berat..
Gw dan mamah langsung ke rumah, ambil obat trus nyusulin aadit yg lg di rumah istrinya..

Sampai sana aadit lg nyemprot2in oxycan, mamah datang tanya “pake apaan itu a? emang sesak a?” Aadit jawab “enggak sih” 

and they laughed together..
Tidak lama kemudian aadit batuk2 lg, darah keluar terus, batuk, darah, batuk, darah, terus menerus, lebih banyak dari biasanya..

I saw his hand shaked when he saw his own blood on his hand..

I asked to bring him to hospital immediately, but he couldn’t even stand up..

kita gendong masuk mobil dan ke igd secepatnya, he still smile to rein when rein confusely saw him..
Pertolongan igd diberi oksigen, infus, vit k dan lasik. beruntung seorang sahabat residen jantung bersedia datang untuk cek aadit..

Saturasi oksigen mulai naik, tapi respiratory rate masih diatas 50, so he admitted to icu..
I still can talk to him, I asked and helped him to take his medicine, I asked him to be patient and obey all doctors and nurse. mamah asked him if she could go home for a while but aadit refused and ask her to wait..
ba’da ashar gw balik ke icu, sekalian jemput mamah supaya mamah bs beberes dulu di rumah..

Aadit cukup stabil, respiratory rate sudah cukup turun skitar 40, 

I greet and call his name, he just saw me, still weak..
Saat itu ada beberapa obat yg perlu dicari di luar, jd gw ke luar dulu ngasih resepnya ke suami buat cari trus nunggu sambil nyusuin anak, mamah msh nunggu dlm icu..

Ga lama kemudian telp dr dokter jaga icu, aadit saturasi turun jd 60 dan minta izin untuk intubasi. Ga lama akhirnya gw jalan menuju icu, telp dari istri aadit kalau keadaan aadit turun..
I was so shocked when I saw the icu team did the cpr to him.. I thought it just intubation..

They said he had massive hemoptysis and then became cardiac arrest.. I saw my mom squatted and crying..

I feel the same situation when papah died 3 years ago..

After cpr and cardioversion, his heart beat was back, his eyes wide open but unconsious..
So I went back home, my baby need me and I didn’t wanna see the rest situation..

And ya.. then I got the news.. the bad news.. he had already gone forever..

Catatan Dedey seminggu yang lalu. Saat rumah yang seharusnya sepi, malah dipenuhi oleh banyaknya pelayat yang datang karena kabar meninggalnya kakak kedua kami. 

Saat Dedey memberikan kabar Aadit di rumah sakit dan kondisinya memburuk, bahkan tidak sadarkan diri saat saya berada di dalam pesawat dan di Dubai. Sayangnya Internet di pesawat dibatasi hanya 20 MB, jadi tidak cukup untuk telepon atau pun ngobrol sepuasnya di WhatsApp. 

Begitu sampai di Hamburg, saya mengabari di grup keluarga bahwa saya sudah mendarat dan tak lupa kebanyakan kabar Aadit. Tidak ada jawaban. Alhamdulillah waktu itu saya dijemput oleh sahabat-sahabat saya, walau kemungkinan S-Bahn tidak jalan karena KTT G20 tetap ada. Mereka sudah saya kabarkan tentang kondisi Aa sebelumnya. 

Berita lebih buruk itu datang saat kami duduk di S-Bahn menuju kosan saya. Berita tersebut masuk ke WhatsApp lewat grup keluarga besar dari pihak Mamah dan Papah. Kejadian tiga tahun lalu pun berulang, saya nangis kencang di S-Bahn dengan koper-koper yang saya bawa. Sejak malam itu, saya belum pernah tidur sendirian, saya selalu menginap di teman atau di sepupu.

Malam itu adalah salah satu malam terberat dalam hidup saya, selain hari di mana saya harus kehilangan Papah. Sebelum perjalanan ke Indonesia.

Papah dan Aadit yang akur ya di sana, kami kangen kalian ❤❤

Advertisements

2 thoughts on “Catatan Hati Kedua Adik

  1. ndu.t.yke says:

    Innalillahi wa innailaihi rojiun. Turut syok & berduka cita ya Jeng. Semoga keluarga yg ditinggal bs diberi ketabahan. Mendiang kakak dilapangkan kuburnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s