Sentuhan

 

Aku tidak pernah menyukai jarak. Dia membuat semuanya berjauhan dan membuat sentuhan menjadi hal yang mustahil dilakukan. Semoga saja di masa depan nanti ada sebuah teknologi, yang tidak hanya memungkinkan melihat lawan berbicara saat menelepon, tetapi juga bisa merasakan sentuhan mereka dan sebaliknya. Sebuah ide yang tidak buruk, bukan?

Jarak membuat aku tidak bisa menyentuhmu, seperti yang bisanya aku lakukan saat kita berdekatan. Enam minggu ternyata waktu terlama aku bisa bertahan, sebelum aku mengganggumu setiap lima menit lewat pesan suara dan setiap satu menit lewat pesan singkat.

Biarkan saja kepalamu meledak hari ini, agar kamu tidak perlu pergi ke kantor besok dan sebaliknya, bersamaku menghabiskan hari di akhir pekan.

Advertisements

5 thoughts on “Sentuhan

  1. zilko says:

    Hehehe, masih lumayan ya setidaknya sekarang sudah ada teknologi yang bisa mendekatkan jarak. Gak kebayang aja bagaimana 20 atau 30 tahun yang lalu, hehehe 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s