Burulah Tas Sampai Ke Paris – 4

Di hari pertama, Sampo salah beli barang. Dia ingat di instruksi yang diberikan disebutkan “ambil tas apa pun yang ditawarkan”, jadi dia ambil begitu ditawarkan tipe BR. Ternyata reseller bilang tas BR itu susah untuk dijual kembali. Instruksi kami anggap tidak jelas, karena ternyata maksudnya BUKAN “ambil tas apa pun yang ditawarkan”. Mungkin maksud dia adalah tas yang sesuai kriteria mereka, yang ada di instruksi.

Sebelum berangkat, kami dikirimi instruksi pembelian. Salah satunya juga ditulis, “Jangan takut beli tas yang salah, karena selalu bisa refund”, itu juga alasan lain kenapa Sampo berani beli tas tersebut. Kenyataannya, Baju tidak pernah punya pengalaman tentang pengembalian barang. Dia meninta Sampo untuk datang lebih pagi besok untuk refund tas tersebut.

Oleh karena itu, hari selasa kami pergi lebih pagi. Jam 09.45 kami sudah sampai di stasiun dekat butik. Sampo pergi duluan, dengan perjanjian, kalau ternyata ga ada orang di depan butik, dia bisa ke cafe dekat stasiun, tempat gue dan teman lainnya nunggu. Jika sudah ada antrian, dia harus ikut antri. Karena dia ga juga muncul, LIipstik pergi melihat. Ternyata Sampo sudah di antrian nomer kelima.

Sehabis sarapan,Sampo pergi menuju butik. Tidak lama, Sampo pulang. Tas bisa dikembalikan, tetapi uang diganti dalam bentuk voucher yang hanya bisa digunakan atas nama Sampo di Paris atau Prancis. Masa berlaku hanya satu tahun. PR banget buat Sampo. Sampai hari Jumat dia pusing mikirin voucher sebesar 5000 Euro agar bisa habis digunakan.

Singkat cerita, hari kedua kami gagal. Tidak ada dari kami yang mendapatkan tas B atau K. Tas lain yang kecil dengan harga lebih rendah juga tidak kami tanya, karena kami kira itu seharusnya menjadi topik di hari terakhir perburuan.

Walau capai setelah tiga kali bolak balik toko (empat kali untuk Sampo, karena dia ke toko kecil dengan harapan bisa menggunakan voucher untuk mendapatkan tas B atau K) dan antri berjam-jam, kami menyempatkan diri mengunjungi menara Eiffel. Di sama Lipstik hampir kecopetan. Kalau ke tempat wisata di Paris, semacam menara Eiffel yang rame banget, hati-hati dengan barang bawaan, banyak copet!

Karena capek dan bawa uang hampir 30 ribu Euro, kami memutuskan untuk tidak berlama-lama di sana. Cukup berjalan sampai ujung jembatan, ambil sedikit foto dan kembali pulang. Rencananya esok hari akan kembali lagi ke sana.

 

Cerita terkait:

Burulah Tas Sampai ke Paris – 1

Burulah Tas Sampai ke Paris – 2
Burulah Tas Sampai ke Paris – 3

Advertisements

2 thoughts on “Burulah Tas Sampai Ke Paris – 4

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s