Kopdar MeetUp

Untuk pertama kalinya, saya ikutan kopdar dengan orang-orang dii MeetUp. Untuk yang belum tau itu apa, MeetUp adalah social network tempat orang-orang dengan hobi dan tujuan yang sama bertemu. Di MeetUp ada banyak sekali grup yang disesuai dengan minat dan rutin ngadapain kopdar. Grup-grup tersebut biasanya disesuaikan dengan lokasi kita. Jadi, saya yang di Hamburg bisa bergabung dengan grup di lokasi ini.

Banyak banget loh grup yang ada di sini dan dari berbagai bidang, seperti bidang IT, blog WordPress, fotografi, seni, makanan atau bahkan hanya afterwork club juga ada, yang biasanya waktu ketemuannya jam 19 setelah pulang kerja. Sayangnya, saya tidak menemukan grup untuk pecinta astronomi, biar ada temen ke Planetarium atau acara astronomi bareng.

Saya sebenernya sudah dari September atau Oktober tahun lalu gabung dengan MeetUp dan langsung ikutan grup fotografi, Hamburg Discovery dan bahasa Inggris dan Jerman untuk memperlancar kemampuan bahasa saya. Sayangnya karena waktu yang terbatas dan kemalasan yang luar biasa, baru seminggu lalu akhirnya saya beneran ikutan kopdar.

Kebetulan kemarin itu saya ada waktu, lagi ingin kenal orang baru, dan dapat tempat kosong (biasanya jumlah peserta acara dibatasi dan harus reservasi tempat dulu). Jadilah tanggal 27 Juni kemarin saya ikutan kopdar hunting bareng anggota International Photo Club. Yang mendaftar sih 17 orang, tapi yang hadir hanya tujuh orang, termasuk organisator.

Konsep berburu foto sambil mengesplorasi kota Hamburg seru sekali. Kami bertemu di stasiun kereta dan bus Altona pada jam 10, lalu secara acak menaiki bus yang akan berangkat dari sana. Kami akan berada di bus tersebut selama 15 menit, sebelum boleh turun. Di tempat tujuan, kami akan berada di sana selama setengah jam (atau tergantung dengan kondisi), lalu menaiki bus lain yang kalau bisa bukan arah sebaliknya), lalu duduk lagi selama 15 menit di sana. Begitu seterusnya. Karena itu, acaranya ini dinamakan: Magical Bus of Hamburg.

Kami menaiki bs 111 dari terminal bus Altona, setelah 15 menit ternyata kami turun di Reeperbahn. Daerah yang super duper familiar bagi kami. Di akhir pekan tersebut sedang dilangsungkan Harley Davidson Day dan pusat acaranya di sana. Jadi di sana kami bisa foto beberapa motor besar.

Kami berjalan sampai St. Pauli, karena di Reeperbahn tidak ada bus lain selain bus yang kami tumpangi tadi. Bus tersebut juga merupakan ring-bus, jadi rutenya hanya muter saja, kami yakin, 15 menit duduk di dalamnya akan kembali lagi ke Altona.

Dari St. Pauli kami menaiki bus nomer 112 dan turun dekat dengan central station. Bukan daerah yang asing bagi kami. Kami hanya memutar sedikit saja, tidak sengaja mengunjungi pameran Playground Olympus yang ada di dekat sana, juga pameran foto lain yang dilakukan di dalam peti kemas, menarik sekali!

Setelah muter-muter singkat, kami kembali ke halte di mana kami turun dan meneruskan perjalanan dengan menumpang bus nomer 3. Ini yang menarik, selama perjalanan, tidak ada seorang pun dari kami yang tau di mana kami sedang berada. Bagi saya juga begitu. Nama daerahnya sangat asing dan saya tidak bisa membayangkan di mana kami berada.

Setelah 15 menit, kami tidak sengaja turun di stasiun S-Bahn Tiefstack. Setau saya ini berarti arah Bergerdorf, daerah yang sangat jaaaaraaaaang sekali saya kunjungi. Na tja, paling tidak kami tau di kami berada.

Yang mengejutkan: Tiefstack ternyata daerah industri. Yang ada hanya pabrik dan padang rumput. Gersang sekali. Saya sampai mengusulkan untuk kembali saja. Hehe.

Kami hanya berjalan sampai halte bus berikutnya, kira-kira 500 meter dari halte kami turun. Di sepanjang jalan kami memotret pabrik yang di depannya ada kali dan bendungan, juga arak-arakan singkat dari motor gede Harley Davidson yang juga kebetulan lewat sana.

Hari itu menyenangkan sekali, hanya saja saya sedang tidak badan sehingga dari sana saya memutuskan untuk tidak melanjutkan perjalanan, namun naik S-Bahn dan langsung pulang, padahal waktu itu masih jam 1 siang. Saya dan seorang fotografer yang sudah ada janji lain pun meninggalkan rombongan yang meneruskan perjalan naik bus ke arah kota.

Saat itu sebenarnya saya merasa minder juga, karena fotografer-fotografer menggunakan kamera DSLR yang bagus, sedangkan saya hanya Compact System Camera (CSS) yang masuk kategori mid. Fungsi kamera saya terbatas, karena panjang lensa tidak bisa diganti. Kamera saya juga masih mengenal Parallax – Camerapedia, jadi saya memotret tidak dengan mengintip view finder, namun langsung ke layar di belakangnya.

Sedih saya tapi lumayan menghilang, karena saat melihat foto-foto yang mereka unggah di grup, foto saya ga jelek-jelek amat. Saya juga merasa foto-foto saya lebih bagus dari mereka. HUAHAHAHA minta ditoyor.

Saya belum tau acara selanjutnya dari grup ini apa dan kapan, tapi sudah pasti saya akan ikutan lain. Selain itu, saya penasaran sekali dengan acara yang diselenggarakan oleh Hamburg City Discovery, acaranya selalu penuh dan saya hanya berada di posisi waiting list. Semoga acara selanjutnya saya beruntung!

Pantulan gedung pada kaca gedung

Pantulan gedung pada kaca gedung

Asimetric Building in St. Pauli

Asimetric Building in St. Pauli

More detail

More detail

Asimetric Building in St. Pauli

Asimetric Building in St. Pauli

U-Bahn Steinstrasse

U-Bahn Steinstrasse

U-Bahn Steinstrasse

U-Bahn Steinstrasse

U-Bahn Steinstrasse

U-Bahn Steinstrasse

Pabrik di Tiefstack

Pabrik di Tiefstack

Detail jembatan seberang pabrik Tiefstack

Detail jembatan seberang pabrik Tiefstack

Pabrik dan Kapal

Pabrik dan Kapal

Pabrik di Tiefstack

Pabrik di Tiefstack

Advertisements

9 thoughts on “Kopdar MeetUp

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s