Mari Lihat Langit Malam

Dari kecil gue memang sudah suka banget sama langit, terutama yang malam. Semua ini karena Bokap, biasanya kami berdua naik ke balkon mesjid atau loteng jemuran Uwa hanya untuk lihat gerhana bulan.

Hal ini jadi kebiasaan, gue sering disuruh Nyokap jemur pakaian dan gue selalu menunda sampai malam, biar bisa sekalian liat bulan dan bintang. Senang sekali rasanya saat itu.

Gue adalah pengamat langit amatiran. Ga pernah pakai teleskop, hanya binocular sederhana, itu pun kalau perginya sama Papah. Soal meteor, gue baru tau tiga bulan terakhir kalau kita harus melihatnya di arah langit yang tepat. Jadi selama ini gue sedang beruntung aja kalau tiba-tiba ketemu Meteor shower.

Sampai tanggal 22 Oktober ini kita bisa melihat Meteor Orionids di rasi bintang Orion. Untuk bisa tahu di mana rasi bintang Orion, amatiran macam gue harus instal aplikasinya di gadget. Gue pakai Stellarium Mobile, hanya bayar 2 Euro tapi lebih mumpuni dibandingkan dengan Google Sky Maps.

Ini semua gue tahu dari seseorang. Waktu itu kita ngomongin meteor Perseidens di rasi bintang Kassiopeia. Setelah mendengar penjelasan dia, gue sampai cari lagi infonya lewat Google.

Dia bilang dia akan beli teleskop biar lebih puas lihat langit. Nanti dipakai bareng katanya. Saat gue balik lagi ke Hamburg dan lihat betapa lebih indah dab besarnya bulan di sini, dia bilang baru saja menikmatinya di balkon menggunakan teleskop yang baru dia beli.

Okay.. Gue juga mau! kata gue. Iya kamu juga akan, katanya sebelum lalu menghilang dari percakapan di dunia chatting.

Gue benar-benar kepikiran sekali soal teleskop ini. Sempat cari di Amazon, tapi ga jadi pesan karena prioritas gue saat itu bukan teleskop. Apa lagi karena saat itu gue berkali-kali menang bidding jadi uangnya habis.

Minggu lalu gue lihat sebuah teleskop di toko Tchibo dekat kampus. Harganya cukup terjangkau, hampir saja gue bawa pulang, kalau teman-teman gue ga nyaranin buat tanya ke teman yang lebih mengerti atau anak fisika. Okay, gue batalin. Gue cuma ambil foto merek dan tipe teleskop itu, lalu cari di Google bagaimana komentar orang tentangnya.

Katanya jelek. Bisa lihat bulan doang. Cocok untuk pemula sih. Tapi kebanyakan bilang tidak. Yaudah gue ga jadi beli, merek dan tipe lain yang lebih bagus banyak. Tapi lebih Mahal. Gue batal beli teleskop.

Besok sorenya gue ketemu seseorang di Bremen. Dia nunjukin mobil busnya yang belom sepenuhnya diperbaiki. Mobil mini van akan dibuat senyaman mungkin dengan perlengkapan seperti kompor, kasur, kulkas, dan sebagainya. Dia tunjukin satu-satu, termasuk bagian belakang di mana shower untuk mandi berada.

Di samping kompor ada sebuah karton tidak sedap dipandang, ga ada spesial. Masih tertutup rapih dengan lakban. Tapi tiba-tiba dia ambil itu dan sodorin ke gue, “Ini hadiah buat kamu!” taraaa gue bengong. Dia memang pernah bilang punya hadiah buat gue, waktu gue masih di Indonesia, tapi gue ga nyangka akan besar kaya gitu juga.

Saat itu juga gue buka kardus cokelat itu dan menemukan sebuah kardus lain.. Berisi teleskop! Ahahahaha senengnya!

image

Teleskop!

Saat gue akan pulang, dia nanya teleskopnya akan gue bawa pulang malam itu juga, atau nanti hari Rabu dia bawa saat main ke Hamburg. Tentu saja gue minta hari Rabu, karena gue ga mau bawa kardus besar sepanjang jalan sampai di rumah.

Dan hari Rabu dia dateng dan teleskop itu sekarang sudah ada di rumah. Sudah sempat gue otak-atik sendiri, tapi masih ga ngerti gimana caranya buat melihat objek dengan jelas. Oh, yang bikin gue sedih.. Tutup lensanya patah, gue kira karena keinjek gue, tapi patahannya gue temukan di dalam kardus di bawah karton tebal di paling bawah. Ga bisa diapa-apain lagi, kecuali dilem. Dibalikin ga mungkin karena belinya sudah lama, sejak gue liburan di Indonesia.

Dan ini dia tampilan si Kontet. Dia pendek, karena tipenya Dobson. Hahaha ga ngerti deh gue, coba googling aja teleskop Dobson.

Mari menikmati langit malam!

image

Tutup tube lensa yang patah 😥

image

Und Du, vielen dank nochmal für das wunderschöne Geschenk 🙂

Advertisements

7 thoughts on “Mari Lihat Langit Malam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s