Keberuntungan

Huppalla!

Malam ini kamu bertanya aku ingin pergi ke mana. Aku ingin pergi ke kamu. Mengunjungi kotamu dan bertemu denganmu di sana. Aku ingin berjalan-jalan di tengah kota, di jalan-jalan sempit yang penuh dengan toko-toko cantik dan pengunjung. Aku ingin mengganti ingatan lama dengan kamu. Kota cantik itu akan berubah menjadi tentangmu.

Sayangnya kamu tidak akan di kotamu saat aku berkunjung. Akhir pekan ke berapa ini semenjak kita saling mengenal, masih saja aku lupa kamu tidak suka berdiam diri di rumah, apa lagi sekarang saat bus mengkilat sudah menjadi milikmu. Banyak yang harus dikerjakan, agar bus itu bisa kamu bawa ke pantai. Seperti impianmu. Sayangnya aku tidak begitu suka pantai, namun kamu dengan senang hati akan tetap membawaku jalan-jalan ke pegunungan, kalau aku sudah kembali di penghujung musim panas.

Aku akan bertemu denganmu di waktu lenggangku, bukan bercanda apalagi berbohong. Kamu harus tahu, aku senang sekali kita akan bertemu lagi. Sama senangnya denganmu. Setelah itu, seperti sudah aku bilang, kita harus menunggu sampai penghujung musim panas untuk bertemu, sampai saat itu, harus cukup puas dengan teks singkat di layar kecil. Jika nanti kita bertemu kembali, sudah banyak rencana yang harus kita lakukan bersama-sama.

Weißt du, dass du mich Glücklich machst?

Advertisements

One thought on “Keberuntungan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s