Badai Itu Bernama Xaver

Dari 2-3 hari yang lalu di koran-koran Hamburg sudah diberitakan tentang kemungkinan badai susulan yang akan mampir di Utara Jerman (meliputi Hamburg) pada hari Kamis dan Jumat. Kemungkinan badai ini akan lebih besar dari badai Orkan Christian yang datang bulan lalu, para ahli menyebut badai Orkan yang akan datang ini dengan sebutan Xaver.

Kemarin (Rabu) cuaca bisa dibilang masih cukup normal. Menurut saya tidak terlalu dingin, padahal saya hanya pake leggings dan rok doang keluar, namun menurut Nda cukup dingin. Tadi pagi saya keluar rumah dengan deg-degan, semoga sampai nanti malam kereta masih beroperasi dan saya bisa pulang dengan selamat. Bulan lalu saat Orkan Christian datang, banyak pohon-pohon tumbang dan itu mengganggu transportasi publik. Tidak ada kereta yang beroperasi, karena itu semua orang naik bus dan jalanan jadi macet cet cet. Kereta baru beroperasi normal dua hari kemudian.

Di kelas tadi pagi, teman bilang, “Di Flensburg semua sekolah dan Universitas diliburkan.” Iya lah, secara bulan lalu kaca-kaca Uni pecah semua diterpa angin kencang, gimana sekarang ga antisipasi biar ga ada korban luka.

Menurut koran-koran, angin kencang akan dimulai siang hari, emang bener sih.. sekitar jam setengah 2an saat saya di perpustakaan AAI (Asia Afrika Institut) angin bertiup lebih kencang dan sudah mulai gerimis, itu yang saya lihat dari dalam. Langsung deg-degan lagi deh, masalahnya saya masih ada kuliah nanti jam 4 sampe 6 sore, kalau anginnya makin kencang gimana nih?

Makin deg-degan lagi saat pegawai perpus bilang mereka akan tutup lebih cepat, dan saya disuruh meninggalkan lokasi. Cafe di gedung AAI juga tutup saat keluar gedung untuk pindah ke perpus Stabi (Perpus Stabi). Nda bilang dia akan tetep kuliah nanti sore, saya pribadi males, rasanya lebih baik diam di rumah mengantisipasi kejadian buruk. Di Stabi baru 20 menit, mereka mengeluarkan pemberitahuan, mereka akan tutup jam 16, karena Orkan itu. Ga lama Nda nelepon, kuliah dibatalin. Bahkan barusan saya baca di media online, perkuliahan memang disarankan untuk dibatalkan sore tadi, biar mahasiswanya pulang cepet.

Sampai malam ini Alhamdulillah ga ada hal buruk terjadi. Angin memang kencang bertiup tapi ga separah bulan lalu, saya belum liat ada berita pohon tumbang, Kereta juga masih beroperasi, tadi jam 20 teman saya masih naik kereta dari kampus ke kosan saya. Hujan juga dari tadi hanya gerimis saya. Alhamdulillah. Semoga sampai seterusnya begitu dan ga akan menjadi lebih parah. Semoga badai memang tidak datang.

Advertisements

2 thoughts on “Badai Itu Bernama Xaver

  1. zilko says:

    Di Belanda juga kena efeknya, terutama yang di daerah utara. Mudah-mudahan gak masalah ya. Cuma semalam menyebalkan nih. Pulang bawa dokumen dan tiba-tiba ada angin kencang trus dokumen-dokumenku jatuh dan terbang terbawa angin. Hilang deh semuanya, hahaha 😆 .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s