Minggu Terakhir April

Minggu ini sebenarnya hari kerja saya normal, ada dua hari libur di 8 hari terakhir April. Mulai dari tanggal 23 April jadwal kerja saya gini: kerja tiga hari, libur dua hari, terus kerja lagi tiga hari. Malam minggu kebagian tugas malam, pukul 18 mulai kerja, pukul 21.30 istirahat sampai pukul 8 pagi hari berikutnya, lalu kerja sampai pukul 10 siang.

Hari Jumat minggu ini kebetulan jadwal rapat, saya mau ga mau harus datang, karena kami akan membicarakan tentang liburan bersama yang akan berlangsung mulai tanggal 5 Mei di Boltenhangen di Ostsee (laut Baltik). Kami akan berada di sana selama seminggu, jadi banyak banget yang dibicarakan. Rapat berlangsung selama tiga jam dan terhitung dalam jam kerja.

Karena hari Senin (30/4) saya akan pindahan apartemen (lagi!) dan ga bisa diundur atau ga dimajuin, akhirnya saya menukar jadwal kerja. Saya direncanakan ambil tugas kolega di hari kamis (jam 15.30 – 21.30), dan dia ambil tugas siang saya di hari Senin. Pas liat jadwal kerja yang ditempel di kantor.. Taraaaaaaaa.. Saya berarti akan kerja selama TUJUH hari berturut-turut! Kolega saya sudah memperingatkan, tapi saya ngeyel dengan bilang, “Masih tetep bisa bangun siang kok, jadi ga masalah.”

Kenyataannya: hari Kamis saya tetap aja ga masuk karena sakit. Jedang! 😆 Dari hari Rabu siang saya memang sudah bersin-bersin, batuk, dan hidung srat-sret-srot, eh malamnya saya tepar. Kamis pagi langsung nelepon kantor untuk izin sakit. Jumat tetep maksain ke kantor, setelah banyak-banyak minum obat dan vitamin.

Selayaknya orang sakit, hari Kamis itu saya tidur(an) aja di kamar. Istirahat sambil Skype-an sama keluarga di rumah. Menjelang sore maksain keluar rumah buat beli obat di apotek, lanjut numpang makan di rumah Bumil. Rencana awal memang sebelum pergi kerja, saya ke apartemen dia untuk bantuin dia berkemas buat pindahan, nah apotek yang saya tuju itu letaknya ada di tengah-tengah rumah kami, jadi mampir ke rumahnya tetap dilakukan.

Singkat cerita, salah satu teman kami yang tinggal di München dan sedang ada di Hamburg juga ikutan nimbrung bersama kami untuk packing barang. Dia menginap di temannya yang apartemnnya ga jauh dari Bumil. Nda rencananya akan datang juga sore-sore setelah urusan dia selesai. Jam 5 saat saya menelepon dia, saya  mendengar suara dia bergetar diselingi tangis, “Jengki, dompet gue hilang, lo bisa ke sini ga? Di tempat yang tadi.”

Langsung saya loncat ambil tas dan jaket, dan pergi setelah pamit. Dalam pikiran saya, dia sedang berada ga jauh dari tempat kami, ternyata dia sedang di kota dan memerlukan waktu hampir sejam untuk ke sana. Untung saya belum naik bus saat Teteh (teman kami) mengingatkan.

Semua urusan dia (sampai bikin laporan ke polisi) beres sekitar pukul 20.30, dia memilih untuk menginap di rumah saya yang jaraknya lebih dekat dibanding ke rumahnya. Sebelumnya kami ke rumah Bumil dulu, numpang makan (untuk kedua kalinya di hari itu bagi saya) sambil ngobrol, ga berasa ternyata kami keluar dari rumahnya sekitar pukul 23.30.

Kalo dipikir-pikir, bisa-bisanya saya yang izin sakit malahan keluyuran ke mana-mana. Alhamdulillah sebelumnya sudah minum obat jadi sudah lumayan reda flu-nya. Sempat juga loh kemarin kami harus berjalan jauh untuk mencari mesin ATM bank yang saya pakai. Pakai kendaraan umum tentu lebih gampang dan cepat, tapi karena tiket transportasi dan uang Nda hilang bersama dengan dompet dan saya ga bawa uang tunai, kami terpaksa harus berjalan kaki muter-muter.

Namanya juga ga rencana mau pergi sejauh dan selama itu, jaketnya saya memang cukup tebal, tapi ga pake syal tetep aja kedinginan. Saya juga kemarin lagi males pake iket pinggang walau celana jeans saya tau sedikit kebesaran, jadi deh saya berkali-kali harus naikin celana jeans. Ga indah banget ya?

Tadi sore sepulang rapat saya langsung ngeluarin isi lemari dan Alhamdulillah pas banget di koper pinjaman. Sebuah koper yang lebih kecil sudah saya isi sebelumnya dengan buku-buku, barusan saya harus bongkar ulang karena perlu mengambil barang dari sana. Sebelum ditutup saya isi dulu dengan tiga tas kecil, dan muat! 🙂

Masih ada sisa satu koper besar, tas olah raga, ransel ukuran normal, dan sebuah ransel carrier lumayan besar. Rencananya koper besar akan diisi sepatu-sepatu, tas, pernak-pernik, dan makanan. Tas olah raga dan ransel kecil akan diisi baju-baju yang baru besok akan dicuci. Sedangkan baju yang sering saya pakai, sekalian kebutuhan liburan minggu depan akan langsung dimasukan ke ransel carrier. Biar nanti saya ga perlu repot packing lagi.

Kebayang deh pindahan bakal heboh banget, karena apartemen yang akan saya tempati itu masih kosong. Itu adalah apartemen barunya Bumil dan suaminya. Mereka pengen saya tinggal bareng dengan mereka, saya sih setuju saja apalagi harganya lebih murah dari tempat saya sekarang 😛 Dan lagi, tinggal dengan sahabat selalu menyenangkan, bukan?

Namanya juga pindahan ke rumah baru, pasti banyak banget kan nanti yang akan diurus. Bersih-bersih lah, atur-atur lah, sampai belanja barang yang kurang. Dengan perkiraan kelahiran sekitar dua minggu lagi, ga mungkin dong saya ga bantuin Bumil ngurusin rumah baru.

Minggu pertama Mei akan repot banget buat saya, selain pindahan, saya juga harus packing barang-barang Penghuni Kedua untuk liburan. Saya hanya akan kerja tanggal 3 Mei, sisanya sengaja minta libur untuk beres-beres rumah, kalau begitu, tanggal 3 itu semua barang-barang Penghuni Ke-2 harus sudah benar-benar terkemas. Maunya saya sih hari Minggu saya kerja lebih lama untuk mulai berkemas, semoga sih dia mau dan ga bikin drama, biar ga lama.

Doakan saya, Pemirsa! *minum vitamin*

And happy weekend 🙂

Advertisements

3 thoughts on “Minggu Terakhir April

  1. zilko says:

    Wah, mau pindahan lagi? Pasti lagi repot-repotnya dong ya! Hmmmm….

    Btw, mudah-mudahan cepat sembuh ya. Sakit memang nggak enak banget deh rasanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s