Blower Kamera

Ceritanya nelepon ke rumah kakak mau ngucapin selamat hari lahir ke kakak ipar. Lagi ngobrol, tiba-tiba keponakan yang pertama (umur 4,5 tahun) pengen ikutan ngomong. Tumben. Saya udah ge-er aja tuh.

Dia: Te? (kependekan dari Tante)
Saya: Halo Kak, lagi apa?
Dia: Ate, blower kamera Ate mana, ya? Ate tau ga?

Ate yang sudah setahun lebih ga pulang ini tentu bengong dong, selain karena sudah lama ga liat barang yang dimaksud, juga karena: bagi Keponakan tersayang, kabar blower kamera ternyata lebih penting dari kabar Tantenya.

Setelah saya bilang ga tau dan minta dia nanya ke Tantenya yang lain, dia ngasih teleponnya lagi ke Ibunya dan menghilang. Aduh bocah, bikin pengen ketawa dan
nyeka air mata berbarengan.

Advertisements

12 thoughts on “Blower Kamera

  1. Felicity says:

    Haha..jadi inget ponakan di Jakarta yang umur 4 tahun nanya: “Tante ada dimana?…Ooo…di Oslo…Besok dateng ke sini bisa nggak bawa salju?…” Haha…. saya denger jadi ketawa geli sambil mau nangis karena kangen… Mungkin dikira Oslo itu Pasar Baru kali ya, naik ojek bisa langsung sampe… Salam kenal 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s