Foto: Plan un Blum

keluar dari Stephan Platz ke kiri

Minggu lalu saya ke Planten un Blomen (dialek Platdüütsch dari Planzen und Blumen) sendirian. Seperti saya sudah bilang sebelumnya, saya mau bikin foto dari tempat-tempat yang pernah saya kunjungi dengan si itu deh. Jadilah Selasa minggu lalu saya ke Plan un Blum sendirian. Sayangnya saya datang lumayan telat, jadi matahari keburu hilang saat saya belum puas ambil foto. Belum lagi angin yang kenceeeeng banget, jadi ga lama di sana.

Saat summer dan autumn lalu saya sempat beberapa kali ke sana, tempat yang menyenangkan kalau pengen sendirian dan galau atau hanya untuk santai. Sesuai namanya, di sana adalah taman pohon dan bunga. Luas banget hamparan rumputnya, karena itu ia menjadi tempat favorit untuk bule-bule berjemur di musim panas. Di banyak titik juga disediakan bangku panjang untuk mereka yang ingin duduk-duduk.

Selain taman bunga, di Plan un Blum juga ada sebuah danau buatan yang lumayan luas. Di tengahnya dinyalakan air mancur besar yang “menari-nari” menghibur orang-orang yang datang, bahkan kalau matahari sudah terbenam tarian air mancur tersebut ditemani cahaya lampu warna warni yang disorot dari bawah air mancur. Indah!

pintu masuk dari Stephan Platz

luas ya?

kira-kira begini kalo dibikin maket

Saat saya kemarin ke sana, sepiii sekali, saya hanya bisa lihat beberapa orang lain selain saya. Bahkan ada saat di mana saya sendirian, engga melihat orang lain. Beda banget deh dibanding saat selain musim dingin. Danau tempat air mancur itu juga surut dari air, batuan di dasarnya bisa dilihat, pohon-pohon meranggas, angsa dan bebek yang biasa berada di atasnya kini engga ada. Pindah ke Afrika mungkin.. Eh, masa iya? :-p

Intinya, suasana Plan un Blum saat ini kelabu banget. Kata orang, musim semi adalah saat Jerman kembali berwarna, setelah sebelumnya orang hanya bisa melihat warna abu-abu selama musim dingin.

Semoga cepat-cepat musim semi ya, saya kangen liat Plan un Blum yang cantik dan warna warni lagi. Mudah-mudahan musim panas nanti masih sempat ke sana lagi, menikmati sinar matahari yang jatuh bertubi-tubi.

+++

und du, hast du mich auch vermisst?

 

Advertisements

2 thoughts on “Foto: Plan un Blum

  1. bebe says:

    sigh…emang dimana2 kalau musim dingin keliatannya kelabu yaaa.. >_< disini juga kalau lagi berkabut ampun deh…

    mau liat juga plan un blum-nya waktu semi.. pasti bagus bangeeeet…
    btw, ceritanya lagi napak tilas nih? 😛

    • mariskaajeng says:

      huaah, apa lagi di sana ya yang lebih ke utara, pasti lebih kelabu dan berngin ya?
      nanti aku foto-foto lagi kalo sudah semi, dan akan aku pamerin di sini, hihi 😉

      iyaaa, rada2 napak tilas.. tapi udah ah, daku malah jadi kangen sama doi :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s