Aku stress!!

Seperti saya sudah pernah bilang, sebagai FSJ saya mendapat hak seminar selama 25 hari selama satu tahun, nah minggu ini adalah minggu ketiga seminar saya, dimulai dari hari senin dan berakhir di hari jumat. Setiap hari selalu dengan tema baru, kemarin ngomongin cara melamar kuliah di sini sambil berbagi pengalaman. Hari ini temanya adalah relaksasi dan stres. Menarik, karena hari ini kami menyingkirkan kursi dan menggelar alas untuk.. yoga! 😀

Yoga yang kami pelajari tadi cocok buat yang sering sakit punggung seperti saya, selain juga untuk relaksasi. Untungnya tadi saya pake celana jeans yang elastis dan ga ketat, jadi bisa gampang ikutin gerakan yoga. Saya sebelumnya engga pernah ikutan yoga, tapi sepertinya gerakan-gerakan tadi mirip dengan peregangan kalau kita mau renang atau olahraga deh.

foto: DAK

Selain yoga, untuk relaksasi, kami juga disuruh berbaring dengan backsound suara deburan ombak dan musik lembut. Pemateri bilang, “Anggap kalian di tepi pantai. Sebuah pantai yang kalian pernah kunjungi atau fantasi kalian. Bla bla bla..”, yah saya mah seneng, jadinya bisa tiduuurr.. Apalagi ternyata sesi berbaring relaksasinya itu dilakukan dua kali (sebelum istirahat siang dan pulang) dan berdurasi masing-masing sekitar 20 menit. Selain tidur, kami juga sempat saling pijat punggung dengan teman. Ahahaha, asiik!

Tahu engga, bernafas dengan hidung kiri ternyata membuat relaks dan bernafas dengan hidung kanan membuat kita “melek” kalau lagi capai. Jadi tadi setelah yoga sesi pertama kami diminta menutup hidung kanan untuk bernafas dengan hidung kiri selama kira-kira satu menit, biar kami lebih relaks.

Sore saat akan pulang (setelah “tidur” sesi kedua), kami diminta hanya bernafas dengan hidung kanan, biar lebih “melek”. Tips ini juga bisa dipakai kalau malam-malam masih harus mengerjakan sesuatu, namun udah capai dan engga mau minum kopi.

Setelah istirahat makan siang, kami diminta untuk mencari pasangan, untuk kegiatan di keluar. Masing-masing dari kami diminta untuk 10 menit menutup mata lalu jalan-jalan berdua ditemani teman. Ini dilakukan untuk belajar bagaimana cara merasakan dan dirasakan. Coba deh cara ini dengan teman, menyenangkan loh. Jadi merasakan bagaimana rasanya dengan mata tertutup jalan-jalan dengan dipandu orang, harus benar-benar percaya dengan si teman. Lalu gantian deh, terus rasakan bagaimana melihat untuk orang yang tidak bisa melihat dan memandu mereka.

Tadi kami juga membahas pemicu-pemicu stres. Selama tinggal di Jerman saya sering merasa stres karena masalah bahasa, ternyata itu berasal dari trauma luar diri sendiri, sedangkan stres karena masalah hubungan dengan pacar berasal dari trauma diri sendiri dan dari luar diri. Sering punya banyak kerjaan tapi waktunya sedikit? Atau stres karena cuaca yang sering ekstrim berubah? Nah,keduanya dipicu dari psikologis.

Tanpa sadar sering juga badan kita stres karena racun dari luar tubuh, namun kita engga sadar. Racun ini berasal dari obat, kopi, rokok, atau alkohol. Memang sih kalau kita minum alkohol perasaan seperti lebih relaks dan tidur bisa lebih nyenyak, namun akibatnya badan kita memupuk stres. Sedihkan?

Kami juga sharing apa saja yang dilakukan kalau stres sedang melanda atau sedang ingin santai. Sebagian besar menjawab berbaring di sofa atau kasur. Saya juga sama, kalau pulang kerja senengnya berbaring di atas kasur dengan laptop di pangkuan, dan TV atau Last.fm menyala. Nyaman banget deh..

Selain itu untuk menghilangkan stres kita juga harus banyak bergerak. Jalan-jalan, yoga atau olahraga adalah pilihan yang baik. Bagi saya jalan-jalan cukup, terutama kalau cuaca lagi bagus. Menghirup dalam-dalam udara bersih enak banget yaa..  Rrelaksasi atau penghilang stres lainnya bagi saya adalah motret, menulis, dan cerita ke orang-orang terdekat.

Kalau kalian, apa yang dilakukan untuk menghilangkan stres? 🙂

Btw besok tema seminar kami adalah bahasa isyarat Jerman, semoga menarik dan ga bikin bosen. Jumat besok saya kebagian tiga menit untuk speakers corner, doain sukses yaks 🙂

Advertisements

11 thoughts on “Aku stress!!

  1. bebe says:

    wah baru tau tentang idung kanan kiri itu… Aku mah kalo lagi stress paling duduk depan komp, trus cari orang buat diajak chatting.. hahaha.. kadang2 bikin stress lagi sih kalo ngomong sama orang yang salah.. hahahaha..

    btw…. pas nih biar ga stress aku kasih kado disini yaa.

  2. Mayya says:

    salam kenaaaal…

    Dapet ilmu baru nih, ternyata bernafas lewat hidung kanan atau kiri, efeknya beda ya *terperangah

    Kalau stress, biasanya mandi pakai air hanget, trus nyiramnya dihayati banget…Cobain deh ^^

  3. Asop says:

    Wow. Saya salut dengan yoga. Yoga itu saya yakin sulit kalo baru nyoba. Badan rasanya kaku. Well, saya sendiri belom pernah nyoba. :mrgreen:

    Dan makasih untuk tips hidung kiri-kanannya. 😀

    Saya? Untuk relaksasi? Saya lari. Iya, lari.

    Selama ini, waktu saya stres skripsi, pelampiasan saya olahraga. Beda dengan orang kebanyakan yang pelariannya makan alias ngemil, saya beda. Makanya, selama proses Tugas Akhir ini, banyak temen2 saya yang nambah gemuk. Ada yang tetep2 aja, dan malah saya yang makin langsing. 😆

    Euh, kayaknya bukan “relaksasi” yang dimaksud ya… :mrgreen:

    Oke, kalo relaksasi saya, bener relaksasi nih ya, saya berbaring. Itu aja. Merebahkan diri. 😳

    • mariskaajeng says:

      kalo kata si pemateri mah lari juga salah satu bentuk relaksasi kok, karena menggerakan badan kaya lari itu bikin tubuh lebih seger. iya engga? merebahkan diri enak banget ya kalo pulang kerja dan pas badan pegel-pegel 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s