Memotret di Kereta

“aku memotretmu,

pada bayangan laju kereta,

dalam tiap inci ingatan,

yang tidak pernah mengambang semu.”

 

 

Sebenarnya tulisan di atas sudah saya bikin sejak mungkin sebulan lalu. Waktu itu saya asik mengamati gerak-gerik si teman lewat pantulan dirinya di jendela kereta yang melaju ke arah Harburg. Bukan cuma dia yang saya amati, namun juga pria di depannya, yang tidak lain teman si teman yang baru ia kenal. Saya menatap pantulan si pria dengan seksama, sampai akhirnya saya menuliskan kalimat tersebut di telepon genggam. Saya yakin, si pria sedang memotret seluruh gerak gerik teman saya dengan sedetail-detailnya, agar kelak ia bisa mengingatnya kembali dengan nyata sambil senyum-senyum sendiri.

Sejujurnya, saat itu saya teringat juga dengan diri sendiri yang sering jadi korban hunusan kamera seseorang saat di kereta, di atas adalah beberapa foto yang pernah ia bikin. Pernah suatu waktu seorang ibu di samping kami tersenyum melihat kami tidak berhenti tertawa. Banyak hal memang bisa dilakukan di kereta, salah satunya adalah memotret, entah dengan kamera beneran atau dengan indra penglihatan. Semuanya sama indahnya ๐Ÿ™‚

Selamat malam lagi dari Hamburg, kali ini waktunya sahur sudah tiba. Mari ke dapur!

 

Hamburg, 26 Agustus 2011

 

 

Advertisements

4 thoughts on “Memotret di Kereta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s