Kehangatan Semangkok Bubur

kangen Papah.. 😥

terima kasih untuk semangkok bubur hangat di malam hari yang selalu ada tiap kami sakit.

detik ini aku baru sadar,

sebelum bubur hangat itu sampai di rumah,

Papah harus merasakan terpaan dinginnya angin malam terlebih dahulu..

kehangatan semangkok bubur,

yang hadir dari kehangatan hati seorang Papah.

rindu untuk Papah,

Altlandsberg, 20 April 2011

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s