Romantisme Gedung Bioskop

Saya ingin menulis, tentang sebuah romantisme di gedung bioskop. Mengapa begitu? Sudah beberapa kali saya mengunjungi bioskop, di mulai dari saat kecil yang otomatis Papah saya yang membelikan tiket dan memberitahu kami duduk di mana, sampai saya yang harus beli tiket sendiri untuk beberapa teman. Di mulai dari nonton hanya berdua, sampai berombongan banyaknya. Ada keromantisan terselip di dalamnya, dan hal itulah yang membuat saya (juga banyak orang lain) mewajibkan diri untuk duduk di ruang bioskop untuk menikmati film.

*keabisan ide, terusin nanti deh πŸ˜€

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s