Kesalahan Penganalisaan

baiklah, kali ini saya hanya akan menambahkan tentang analisis Pola DM dan MD dalam Bahasa Indonesia dan Jerman yang sebelumnya sudah saya sampaikan di sini. Setelah saya masukan analisis ini di notes Facebook dan mengaitkannya dengan si empunya kalimat, ia menjelaskan bahwa ketertukarannya bukan karena ia kebingungan dengan pola kata majemuk bertingkat yang bertolak belakang antara bahasa Indonesia dengan bahasa ibunya.

Ia menjelaskan:

Bukan pola kata yang buat saya tertukar antara “tahun berapa” dengan “berapa tahun”. Tapi kata “berapa” yang saya salah mengerti. Walaupun saya kejutan Ajeng tanya “tahun berapa” dan bukan “berapa tahun” (atau “berapa lama”), saya tentu dia ingin tanya “wieviele Jahre”. Karena waktu itu, saya memang tdk bisa pikir pengertian yang beda.

Kalau dalam Bahasa Inggris atau Bahasa Jerman, kata “berapa” berarti “how much/many” dan “wieviel/wieviele”.
Selain pola kata, kita tdk bisa menerjemahkan “tahun berapa” dengan “how much of a year” atau “wieviel von einem Jahr”. Secara gramatikal, frasa-frasa itu adalah benar, tapi terdengar memang aneh.

“Tahun berapa” diterjemahkan sebagai “in which year” atau sebagai “in welchem Jahre”.

saya menyimpulkan analisis tentang pola DM dan MD karena kejadian tertukar ini tidak terjadi satu kali, namun sudah 2-3 kali. namun ternyata hasil kesimpulan saya berbeda dengan yang terjadi sebenarnya dengan si komunikator.

saya merupakan seorang pemula di dunia linguistik. saya yakin masih banyak yang harus saya pelajari, termasuk urusan bagaimana seorang pembelajar bahasa asing memahami bahasa asing yang ia dengar/baca. dalam menganalisis linguistik memang tidak hanya diperlukan satu atau dua faktor, namun banyak faktor lain, sampai kepada faktor kontekstual yang meliputi latar belakang kebudayaan kata/bahasa tersebut.

saya selalu suka untuk berdiskusi, karena akan membuat saya terus berpikir akan hal baru dan mengeksplorasinya. demikian juga dengan kemelesetan analisis linguistik saya ini, banyak yang bisa saya pelajari dari sini 😉

Advertisements

2 thoughts on “Kesalahan Penganalisaan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s